Niat Puasa Ramadan Dibaca Sekali di Awal Bulan atau Harus Setiap Hari?

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:30
gahsoon

Niat puasa ramadan

Namun, ada catatan penting:

Jika puasa terputus di tengah bulan (misalnya karena sakit, haid, atau safar), maka niat perlu diperbarui saat mulai berpuasa kembali.

2. Pendapat yang menganjurkan niat setiap malam

Mayoritas ulama dari mazhab Syafi’i, Hanafi, dan Hanbali berpendapat bahwa niat puasa Ramadan sebaiknya dilakukan setiap malam sebelum fajar.

Pendapat ini didasarkan pada hadits:

“Barang siapa tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.”
(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Karena setiap hari Ramadan dianggap sebagai ibadah tersendiri, maka niat pun perlu diperbarui setiap harinya.

Baca Juga: Meningkatkan Kesehatan dan Kenyamanan Rumah dengan Langkah Praktis

Bacaan Niat Puasa Ramadan

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta‘ālā

Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa Ramadan karena Allah Ta’ala.

Dengan niat yang benar dan hati yang ikhlas, semoga ibadah puasa Ramadan kita diterima dan membawa keberkahan.

Tag

Baca Lainnya