Bingung Setelah Lakukan Pembunuhan

By nova.id, Kamis, 5 Juli 2012 | 10:39 WIB
Bingung Setelah Lakukan Pembunuhan (nova.id)

Bingung Setelah Lakukan Pembunuhan (nova.id)

"Ilustrasi "

Kasus pembunuhan perempuan bercelana jins dan bra putih di Motel Kencana Indah, Penjaringan, beberapa waktu lalu terungkap berkat hasil kerjasama warga dan polisi. Tak sampai sehari, pembunuhan yang menggegerkan tersebut telah dapat diungkap. 

"Kasus ini cepat tertangani karena cepat tanggap saksi saat kejadian," ungkap AKBP Aries Syahbudin, Kapolsek Metro Pademangan. Dijelaskan Aries, di malam naas itu saksi Kusumo (pegawai motel) yang mencurigai kepergian Nana sang pelaku segera mengecek ke kamar 32 yang terdaftar atas nama korban, Aprilia. "Pelaku yang saat datang pukul 19.45 Wib, sekitar pukul 22.45 pergi tergesa-gesa dengan motornya yang berwarna oranye," ungkap Aries.

Mencurigai gerak gerik pelaku, Kusumo mengambil inisiatif menelpon kamar korban dan ternyata tidak diangkat. Lalu, saksi pun bersama beberapa pegawai motel memeriksa kamar dan menemukan korban sudah tidak bernyawa.

"Kami menggaris bawahi dulu dari keterangan saksi seputar ciri fisik dan motor korban. Motor Honda blade berwarna oranye itu kami laporkan ke pihak TMC (Traffic Management Center) Polda Metro Jaya," ujar Aries lagi.

Polisi yang bergerak cepat, segera membagi tim untuk mengembangkan penelusuran. Berdasarkan hasil penelusuran TMC, plat merupakan kendaraan dari daerah Pondok Gede, Bekasi. Tim lalu dipecah untuk menelusuri tempat hiburan dan mencari lokasi motor pelaku. 

Polisi yang mencari pelaku sesuai alamat informasi kendaraan, sempat menemui alamat adalah rumah kontrakan yang sudah ditinggalkan. "Apalagi STNK didaftarkan atas nama istri pelaku," imbuh Aries.

Namun warga yang peduli dengan upaya polisi membantu dengan memberi keterangan dan alamat baru penghuni kontrakan yang dimaksud. Saat ditemui, pemilik nama tersebut yang ternyata adalah istri pelaku, kemudian membeberkan alamat-alamat pekerjaan pelaku.

"Saat ditangkap di wilayah Jakarta Selatan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan terlihat sedang bingung. Barang bukti yang diambil pelaku dari korban pun masih disimpan di dalam jok sepeda motornya," papar Aries. Disinggung adanya kaitan narkoba maupun minuman keras, Aries menyatakan tidak ada indikasi tersebut.

Setelah pelaku ditangkap, pihak keluarga korban yang berasal dari gang Delima, kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, sudah diberi informasi dan dimintai keterangan.

Laili