Untuk mendapatkan teman-teman Jakob, casting director New Moon, Rene Haynes, menggelar audisi khusus di Vancouver, Kanada. Tujuannya untuk mendapatkan aktor-aktor muda berdarah Aborigin dengan garis wajah Indian yang tegas. Proses syuting New Moon dilakukan di dua negara, yakni Kanada dan Italia. Semula setting rumah Bella bertempat di Portland, Amerika Serikat, namun karena perubahan lokasi, rumah serupa didirikan di Vancouver. Sementara syuting di Italia mengambil lokasi di Montepulciano.
Cinlok Rob-Kristen
Kristen sangat menyukai lokasi baru yang dipilih untuk New Moon. "Di Kanada, iklimnya sangat berbeda dan selalu menarik untuk berada di luar ruangan seharian penuh. Sementara di Italia suasananya sangat mendukung untuk adegan romantis. Italia sungguh memesona," ujar Kristen yang diisukan terlibat cinlok dengan Rob.
Dalam beberapa kesempatan, Rob tertangkap basah sedang bermesraan dengan Kristen. Di adegan Edward dan Bella berpisah Rob dan Kristen terlihat sangat emosional dan penuh penghayatan.Beberapa kru film pun menyadari romansa Kristen dan Rob. "Mereka terlihat sangat bahagia dan selalu tertawa sepanjang pengambilan gambar. Seperti hanya ada mereka berdua saja di lokasi syuting saat itu," tutur seorang kru.
Di New Moon boleh dibilang penampilan Rob jauh lebih sedikit dibanding Taylor. Cerita soal kepergian Edward sangat berpengaruh pada plot cerita utama. Seakan-akan Edward terlupakan dan digantikan oleh sosok kekar Jacob. Namun Rob mengaku tidak keberatan jika penampilannya tidak sebanyak Taylor.
"Kalau membaca novelnya, pasti tak akan punya pikiran seperti itu. Jika Edward harus dipaksakan untuk tetap tampil sesering mungkin, malah akan menjadi sesuatu yang salah. Di saat yang sama, aku sedikit khawatir jika harus melakukan banyak proses voice-over, karena takutnya akan menjadi murahan. Tapi menjadi menarik, karena meskipun tidak hadir dalam bentuk fisik, karakterku tetap hidup melalui suara dan roh," kata Rob.
Twi-Hards Lansia
Tak bisa dipungkiri, New Moon adalah salah satu film yang paling ditunggu para penggila tetralogi Twilight yang menamakan dirinya Twi-Hards. Saat pemutaran perdananya di Los Angeles (17 November) ribuan Twi-Hards sudah mengantri demi melihat idolanya dari dekat. Panitia penyelenggara telah menyiapkan 800 tiket perdana yang langsung habis terjual dalam hitungan jam. Tak sedikit dari mereka harus rela menginap di pinggir jalan beberapa hari sebelumnya untuk mengantri tiket perdana New Moon.
Seseorang bernama Nicole Zamora yang berada di antrian ketiga, menghabiskan waktu tiga hari menginap dengan ditemani buku bacaan, IPod, dan makanan seadanya. Sementara Christina Fuentes harus terbang dari kampung halamannya di New Jersey dua hari sebelumnya dan berkemah di pinggir jalan.
Tak hanya anak muda, para warga lansia pun turut dalam kegilaan New Moon. Bahkan, secara khusus wanita-wanita lansia ini memiliki perkumpulan sendiri yang diberi nama Twi-Hard Grannies, yakni nenek-nenek penggemar berat tetralogi Twilight.
YETTA ANGELINA