Unschooler alias anak yang menjalankan pendidikan dengan metode unschooling, bisa melakukan hal-hal yang mereka inginkan sambil belajar dari orangtuanya sendiri.
Mereka bebas menentukan apa yang ingin mereka pelajari. Ica dan suami sepakat bahwa sekolah bukanlah sebuah kewajiban, namun pilihan.
“Orangtua unschooler berperan memfasilitasi pendidikan anak. Mulai bentuk aktivitas, lokasinya, menggunakan alat apa saja, siapa pemandunya, kursusnya apa, dan lain-lain dilakukan atas kehendak anak. Bukan arahan orangtua,” kata Ica.
Baca Juga: Pola Pengasuhan Positif Bantu Orang Tua Dampingi Anak di Masa Transisi
Orangtua unschooler diwajibkan memiliki pengetahuan yang cukup, karena dia sebagai fasilitator dalam metode unschooling ini.
Kata Ica sejatinya, unschooling sudah ada jauh sebelum pendidikan di sekolah, dahulu semua orangtua mengasuh anak mereka sendiri, dengan kebudayaan dan keyakinan yang mereka anut.
Cara Belajar Terbaik
Seperti dilansir dari Perkumpulan Homeschooler Indonesia, unschooling secara harafiah punya makna kebalikan atau kontra dengan dunia sekolah.
Baca Juga: Bila si Kecil Berperilaku Baik, Mari Berikan 5 Hadiah Ini Padanya
View this post on Instagram
Penulis | : | Dinni Kamilani |
Editor | : | Widyastuti |
KOMENTAR