Langkah kewaspadaan untuk gangguan ginjal akut misterius anak
Piprim mengatakan ada sejumlah langkah kewaspadaan yang bisa dilakukan oleh para orangtua sembari menunggu informasi soal penyakit ini lebih detail.
Pertama adalah menghindari obat batuk atau paracetamol sirup untuk buah hatinya.
Alasannya, pemerintah masih meneliti kaitan gangguan gagal ginjal akut misterius di Indonesia dengan kasus keracunan etilen glikol yang terjadi di Gambia.
Di negara Afrika itu, puluhan anak mengalami gagal ginjal akibat konsumsi obat parasetamol sirup yang mengandung senyawa tersebut.
"Apakah parasetamol atau obat pilek yang kemudian di situ ada campuran etilen glikol. Kita sedang dalam investigasi, mudah-mudahan bisa dikeluarkan oleh Kemenkes hasilnya. Sementara ini, hindari konsumsi obat-obatan seperti itu," ujar pakar kesehatan anak yang berpengalaman lebih dari 25 tahun ini.
Ditambahkan jika anak yang menderita batuk, pilek dan keluhan selesma sebenarnya tidak membutuhkan asupan obat macam-macam.
Solusi konservatif yang terbaik adalah memperbanyak istirahat, tidur dan mencukup kebutuhan cairan anak.
Pengecualian berlaku untuk anak yang memang menderita asma, pneumonia dan menderita keluhan sesak yang memang butuh bantuan obat tertentu.
Selain itu, orangtua juga dianjurkan memerhatikan kebiasaan kencing anak untuk mengenali adanya masalah pada kerja ginjalnya.
"Orangtua pasti tahu kebiasaan anak, kok pampersnya kering terus, perhatikan juga lebih lanjut, jangan langsung panik," tambahnya.
View this post on Instagram
Source | : | Kompas.com |
Penulis | : | Presi |
Editor | : | Presi |
KOMENTAR