NOVA.ID – Rumor pelakor dan skandal kasus perselingkuhan yang diduga melibatkan Arawinda ini muncul lagi dan memanas.
Hal ini karena Arawinda Kirana mengaku menjadi korban pemerkosaan sekaligus memberikan bantahan terkait tudingan dirinya sebagai pelakor dalam rumah tangga Guiddo Ilyasa dan Amanda Zahra.
Hal yang mengejutkannya, Arawinda Kirana menyampaikan skandal perselingkuhan yang terjadi dan melibatkan dirinya adalah palsu.
Justru ada kasus pemerkosaan yang dialaminya dan disembunyikan sejak skandal perselingkuhan mencuat kurang lebih satu tahun lalu.
“Aku tidak ngomongin 2 kasus berbeda. ini 2 kasus yang sama. Aku mengklarifikasi dan mengkonfirmasi bahwa tuduhan 'skandal' yang dilemparkan ke aku tahun lalu itu palsu dan sebenarnya kasus pemerk**aan yang terjadi kepada aku yang disembunyikan oleh pelaku," tulis Arawinda Kirana dalam unggahan komentar di Instagram.
"Selama ini, kasus saya disamarkan oleh pelaku di bawah sebuah rangkaian cerita palsu yang direkayasa dan ditanam menggunakan kesenjangan uang dan dinamika kuasa," sambungnya.
Perlu diketahui, aktris Arawinda Kirana sempat menghebohkan publik karena diterpa rumor perselingkuhan.
Ada kabar yang menyebut dirinya menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Amanda Zahra dan Ilyasa Purba alias Guiddo Ilyasa.
Sebagai informasi, rumor ini berawal dari unggahan akun Instagram @wanita.cl pada 25 Juni 2022 yang lalu.
Dalam unggahan itu, dibagikan kisah seorang perempuan yang suaminya selingkuh dengan artis pendatang baru yang kerap menyuarakan pelecehan terhadap perempuan.
Petunjuk dianggap semakin mengerucut setelah Amanda Zahra mengunggah Instagram Story berisi potongan adegan film Yuni yang menampilkan Arawinda.
Ada potongan dialog di unggahan yang dibagikan Amanda.
"Lagian siapa sih yang mau dimadu?" bunyi dialog tersebut.
Kasus pun bergulir hingga melibatkan orang tua dari Amanda Zahra dan Chicco Jerikho yang mewakili Agensi Arawinda kala itu.
Sempat Minta Maaf
Kala itu, Arawinda sempat menyampaikan permintaan maaf atas rumor yang menyeret namanya.
Ia meminta maaf terhadap semua pihak atas dampak negatif yang terjadi.
Ia juga meminta waktu untuk membenahi diri secara privat.
"Mohon maaf selama ini saya belum berbicara, karena ada beberapa hal yang belum bisa saya sampaikan pada saat ini, dan ingin saya sampaikan pada waktu yang tepat,” tulisnya waktu itu.
"Terkait dengan masalah dan rumor tidak benar yang telah muncul mengenai kehidupan pribadi saya," lanjutnya.
"Saya minta maaf apabila masalah dan rumor mengenai kehidupan pribadi saya telah menimbulkan dampak negatif secara langsung maupun tidak langsung kepada karya dan para pembuatnya."
"Karya-karya ini adalah kerja keras banyak orang, yang ditujukan untuk lebih banyak orang lagi, maka dari itu saya merasa ingin melakukan permintaan maaf secara terbuka."
"Faktanya, segala masalah dan rumor mengenai kehidupan pribadi saya timbul setelah saya selesai bekerja dengan mereka," sambungnya.
"Oleh karena itu juga, tolong berikan saya ruang untuk membenahi masalah pribadi ini secara privat."
"Terima kasih atas pengertiannya," ia mengakhiri dengan memberikan emotikon hati berwarna merah. (*)
Penulis | : | Maria Ermilinda Hayon |
Editor | : | Maria Ermilinda Hayon |
KOMENTAR