Berdedikasi pada Pekerjaan hingga Akhir Hayat, Sutopo Ungkap Perjuangannya Mencari Pekerjaan

By Hinggar, Minggu, 7 Juli 2019 | 11:04 WIB
Berdedikasi Pada Pekerjaan Hingga Akhir Hayat, Sutopo Ungkap Perjuangannya Mencari Pekerjaan (instagram @sutopopurwo)

NOVA.id  - Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninggal dunia di Guangzhou China pada Minggu (07/07).

Sutopo dikenal sebagai orang yang sangat berdedikasi pada pekerjaannya di BNPB.

Dari dirinya informasi mengenai bencana yang terjadi di negeri ini didapatkan.

Baca Juga: Kepala Pusdatinmas BNPB Sutopo Purwo Nugroho Wafat, Sempat Unggah Video Terakhir Sebelum Berobat ke China

Sutopo memberikan banyak informasi melalui media sosial yang dimilikinya maupun melalui konferensi pers yang diadakan.

Bahkan meskipun Sutopo divonis kanker paru-paru pada akhir 2017 lalu, dirinya tetap melanjutkan tugasnya menyampaikan informasi mengenai bencana yang ada di Tanah Air.

Sebelum akhirnya melakukan pengobatan ke China pada 15 Juni 2015 lalu, Sutopo tetap berbagi informasi mengenai bencana yang terjadi di Indonesia.

Baca Juga: Jual Pempek Demi Sambung Hidup, Barbie Kumalasari Beberkan Aib Ibu Kandungnya: Kelakuan Mama Nggak Pantas!

Berdedikasi tinggi pada pekerjaan, siapa sangka Sutopo pernah berjuang untuk mendapatkan pekerjaan.

Dia melamar puluhan pekerjaan, dan tak sedikit dari perusahaan tersebut tak memberikan respon sama sekali.

Hal ini sempat disampaikan Sutopo dalam unggahannya beberapa waktu yang lalu.

Menjadi lulusan terbaik dan termuda siapa sangka dirinya tak mudah mendapatkan sebuah pekerjaan.

 Baca Juga: Sempat Bertemu dengan Galih Ginanjar Setelah Kasus Ikan Asin, Kakak Ipar Fairuz A Rafiq Emosi: Gimana Kalau Itu Terjadi Sama Barbie?

Sutopo mengunggah buku catatan yang bertuliskan perusahaan yang dilamarnya, hingga perusahaan yang menolaknya.

"Akhirnya lulus S1 dengan predikat cum laude, tercepat, termuda. Menjadi mahasiswa teladan dan juara Lomba Karya Inovatif Produktif Tingkat Nasional.

Lalu masuklah periode menakutkan kedua yaitu cari pekerjaan. Hampir tiap hari kirim lamaran.

 Baca Juga: Baru Sehari di Kubur dan Langsung Bongkar Makam Karena Dengar Suara Misterius, Keluarga Terkejut Temukan Ini di Dalam Peti

Total 32 surat lamaran via kantor pos. Dari 32 lamaran:

- 2 dapat panggilan lalu test dan diterima, yaitu di BPPT dan PT Sumalindo Lestari Jaya.

- 2 dapat panggilan tapi test gagal yaitu Dosen Universitas Esa Unggul dan PT Garuda Indonesia.

- 3 dapat surat balasan isinya ditolak yaitu:

1. Dosen F. Geografi UGM Yogya

2. Dosen F. Geografi UMS Solo

3. Dosen Perikanan IPB Bogor

 Baca Juga: Berita Terpopuler: Barbie Kumalasari Beberkan Aib Ibu Kandungnya hingga Artis yang Ikut Bottle Cap Challenge

- 25 TIDAK ADA surat balasan dan tidak direspon.

Menjadi lulusan terbaik dan memiliki prestasi, Sutopo tak memilih dalam mencari pekerjaan.

Ia juga mengirimkan lamaran ke perusahaan kecil untuk mendapatkan pekerjaan.

Bahkan tak jarang dari perusahaan yang dilamarnya itu tak memberikan kejelasan mengenai statusnya.

 Baca Juga: Sempat Pacaran 4 Tahun Sebelum Menikahi Nagita Slavina, Yuni Shara Bongkar Tabiat Raffi Ahmad: Saya Ini Sudah Tua

 

 

"Selama mencari pekerjaan, tidak semua perusahaan atau instansi besar yang saya lamar.

Tapi perusahaan kecil bahkan konsultan pun saya lamar.

Selama mencari pekerjaan itu banyak yang hanya PHP, diajak kesana kemari tapi akhirnya tidak ada kejelasan, dijanjikan dan lainnya.

Semua ini tercatat di block note 24 tahun yang lalu. Block note pemberiat teman di UI yang saya pakai buat catatan penting dan diary."  tulis Sutopo dalam keterangan.

 Baca Juga: Viral, Sederet Artis Tanah Air Ini Tertantang Ikut Bottle Cap Challenge, Berhasil?

Dia juga memberikan wejangan bagi anak-anak muda untuk tidak putus asa dalam mencari pekerjaan.

"Jadi bagi anak-anak muda, Jangan putus asa. Salah milih jurusan atau belum dapat pekerjaan meski sudah banyak kirim lamaran.

Tuhan punya rencana yang lebih baik untuk kita. Tuhan tidak langsung mengabulkan doa kita seketika.

Baca Juga: Gisel dan Wijin Makin Romantis, Mbah Mijan Justru Ramalkan Hal Berbeda di Hubungan Mereka

Untuk itu sabar dan terus berikhtiar. Kita tidak tahu masa depan kita. Tapi kita harus terus belajar, tekun, semangat, sabar dan berdoa." kata Sutopo.

 (*)