Edukasi Pemakaian Antiseptik Terhadap Tenaga Medis Sudah Bisa Diakses Online

By Tentry Yudvi Dian Utami, Sabtu, 18 April 2020 | 00:00 WIB
Edukasi Pemakaian Antiseptik Terhadap Tenaga Medis Sudah Bisa Diakses Online
Edukasi Pemakaian Antiseptik Terhadap Tenaga Medis Sudah Bisa Diakses Online (ajp.com.au)

NOVA.id - Perkembangan wabah covid-19 di Indonesia semakin tinggi.

Per tanggal 15 April 2020 ada 5,923 pasien positif yang terinfeksi covid-19.

Angka ini diperkirakan terus bertambah.

Baca Juga: Sayuran Direbus atau Dikukus, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Sehat?

WHO mengeluarkan panduan bagi masyarakat untuk mengurangi paparan dan transmisi penyakit/infeksi melalui personal & respiratory hygiene yaitu kebersihan diri dan saluran pernafasan serta keamanan pangan.

Salah satu yang direkomendasikan digunakan dalam personal hygiene adalah penggunaan antiseptik.

Oleh karena itu, Mundipharma Indonesia mendukung ADINKES untuk mengadakan edukasi secara online dalam 2 topik terkait pencegahan dan penangangan COVID-19 dengan antiseptik bagi seluruh anggota ADINKES yaitu Dinas Kesehatan dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Kesehatan dari 34 Provinsi dan 514 Kab/Kota, di Indonesia.

Baca Juga: 4 Manfaat Tak Terduga dari Ciuman, Salah Satunya Bisa Menjaga Kesehatan Jantung!

Program edukasi online terdiri dari 2 program.

Program pertama mengangkat topik Penggunaan Antiseptik secara Rasional saat Pandemi COVID-19: Peran Povidone – Iodine (PVP-I) dan Iota-Carrageenan dengan narasumber ahli, Educator & Trainer Mundipharma, dr. Mery Sulastri.

Program kedua mengangkat topik Hasil Klinis dalam menghadapi Covid-19: Penggunaan Antiseptik Secara Rasional Selama Wabah Virus Respirotorik” dengan narasumber ahli, Ketua Departemen Laboratorium Mikrobiologi FKUI, dr Anis Kurniawati, Sp.MK.

Baca Juga: Yuk Rutin Konsumsi Jus Kurma, Bisa Cegah Kanker hingga Buat Kulit Jadi Glowing!

Asosiasi Dinas Kesehatan senantiasa mendukung pemerintah dalam pengembangan upaya kesehatan masyarakat, perorangan dan pemberdayaan masyarakat terutama pelayanan primer.

"Untuk itu, kapabilitas Dinas Kesehatan beserta Unit Pelaksana Teknis Daerah harus terus dikembangkan. Salah satunya melalui edukasi. Dan kali ini, melihat Indonesia sedang berjuang melawan COVID-19, maka edukasi fokus pada Penguatan Manajemen Response Pandemi COVID-19. Edukasi ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri RI, Kementerian Kesehatan RI dan mitra strategis, Mundipharma.” jelas Ketua Umum ADINKES, dr. Krishnajaya, MS mengatakan, “ 

Baca Juga: Mudah Ditemukan, 5 Makanan Sehat Ini Berkhasiat Bikin Kulit Awet Muda

Country Manager Mundipharma Healthcare Indonesia, Ibu Mada Shinta Dewi menjelaskan program ini bertujuan untuk mendukung tenaga medis lebih teredukasi dalam penanganan covid-19, karena mereka merupakan garda terdepan.

“Kali ini dalam wabah pandemi COVID-19, kami mendukung pemerintah Indonesia, khususnya garda terdepan di pelayanan primer melalui jejaring ADINKES untuk menghadapi COVID-19 dan cegah dan putus rantai pesebaran infeksi COVID-19,” jelasnya.

Di saat data efektivitas terhadap SARS-CoV-2 masih terbatas, penggunaan antiseptik dengan aktivitas mikrobisidal yang berspektrum luas, seperti contohnya Povidone-Iodine dapat mendukung dalam mencegah penyebaran infeksi saat wabah COVID-19.

Baca Juga: Banyak Orang Takut Corona Menyebar Lewat AC, Profesor UGM Ini Beri Jawaban dengan Membandingkan SARS dan MERS yang Pernah Mewabah

Educator & Trainer Mundipharma, dr. Mery Sulastri, juga menjelaskan bahwa The Association for Professionals in Infection Control and Epidemiology (APIC) dan The US Centers for Disease Control (CDC) merekomendasikan penggunaan sabun antiseptik untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan organisme dan mengurangi jumlah mikroba lebih lanjut.

Salah satu antiseptik, Povidone-Iodine (PVP-I), terbukti secara klinis memiliki spektrum luas terhadap virus, bakteri, dan kuman pathogen termasuk SARS-COV dan MERS-COV .

”Melihat penelitian secara in vitro yang telah terbukti dari PVP-I, saya yakin metode tersebut efektif untuk mencegah pertumbuhan dan penyebaran virus dari udara/tetesan yang mengandung virus dari hidung dan mulut orang yang terinfeksi,” ungkap Dr Mery.

Baca Juga: Kelamaan Depan Komputer Bikin Leher Nyeri? Atasi dengan Terapi RICE!

Metode tersebut juga berpotensi dapat mengurangi viral load COVID-19 pada hidung, nasofaring dan orofaring dengan demikian dapat membantu mengurangi infektivitas individu yang terinfeksi di komunitas dan membantu memutus pandemi COVID-19.

Selain itu, sebuah RS di UK juga telah menggunakan Povidone – Iodine selama pandemi COVID-19 untuk melindungi petugas kesehatan dan mengurangi infeksi silang.

Lebih lanjut, Dr Mery menjelaskan, Dari riset tersebut menunjukkan jika infeksi virus seperti coronavirus (hCOV, SARS-COV, dan MERS-COV) dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri dengan cara :

Baca Juga: Penjelasan Penyakit Meningitis yang Menyebabkan Glenn Fredly Meninggal, 3 Makanan Ini Bisa Bantu Tangkal Bahayanya!a. Menjaga kebersihan tangan dengan mencuci menggunakan sabun antiseptik yang mengandung povidone iodine dan atau dengan hand sanitizer yang mengandung alkohol 70%.

b. Menjaga kebersihan saluran pernafasan salah satunya menggunakan preparat alami dengan kandungan iota caragenan yang memiliki efek antivirus.

c. Menjaga kebersihan rongga mulut dan tenggorok dengan berkumur ( gargle ) menggunakan obat kumur antiseptik yang mengandung povidone iodine.

Baca Juga: Ternyata Berkeringat Saat Berjemur Tak Jadi Jaminan Sehat! Kenapa?

Dr. Mery menjelaskan bahwa hidung adalah salah satu jalur utama masuknya penyebab COVID-19 oleh karena itu kebersihan saluran pernapasan sangat penting.

Untuk kebersihan saluran pernapasan, sebuah riset menunjukkan jika Iota Carrageenan memberikan efek antivirus terhadap sejumlah besar virus yang menyebabkan penyakit penapasan termasuk common cold dan influenza, termasuk human coronavirus. (*)

Sahabat NOVA, jangan sampai ketinggalan berita dan informasi terbaru dan menarik soal selebriti dan dunia perempuan di Tabloid NOVA, ya.

Dapatkan edisi terbarunya dengan berlangganan, tinggal klik di sini.