Bukan Serang Sistem Pernapasan, Para Ilmuwan Temukan Gejala Baru Virus Corona di Indonesia

By Alsabrina, Minggu, 17 Mei 2020 | 13:01 WIB
(Ilustrasi) Ilmuwan sebut virus corona sudah mulai melemah (iStockphoto)

NOVA.id - Virus corona disebut sebagai virus dengan seribu wajah.

Hal ini dikarenakan virus ini memiliki berbagai macam gejala pada penderitanya.

Pada temuan awal, pasien yang mengalami positif virus corona akan mengalami masalah pada pernapasannya.

Baca Juga: Tak Perlu Takut, Ini Cara Aman Pergi ke Rumah Sakit atau Puskesmas di Tengah Pandemi Virus Corona

Mereka akan mengalami batuk, demam dan sesak napas.

Namun kini gejala baru virus corona di Indonesia mulai ditemukan para ilmuwan.

Hal ini disampaikan seorang Dokter di RSCM di Universitas Indonesia.

Baca Juga: Hanya Dalam Hitungan Jam, Guru Besar Univerisitas Brawijaya Sebut Jamur Ini Bisa Bantu Sembuhkan Pasien Corona

Para peneliti mulai menemuka gejala sakit pada saluran pencernaan menjadi gejala umum penyakit covid-19.

Studi yang dilakukan beberapa peneliti di Indonesia menemukan bahwa pasien positif covid-19 memiliki gejala gastrointestinal.

"Gastrointestinal adalah saluran pencernaan. Beberapa pasien covid-19 datang dengan gejala sakit pada saluran pencernaan.

Baca Juga: Program Bayi Tabung Kembali Tertunda Akibat Wabah Corona, Zaskia Sungkar: Ujian Lagi

Seperti nyeri perut, mual, muntah dan diare," ujar dr Muhammad Khifzhon Azwar, tim peneliti Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia kepada Kompas.com.

Hasil penelitian Gastrointestinal Presentation in covid-19 in Indonesia ini telah dipublikasikan dalam jurnal National Library of Medicine, National Center for Biotechnology Information (NCBI).

Jika pada penemuan awal pasien mengalami masalah pada pernapasan hingga mengarah pada flu atau pneumonia, kini dokter menemukan gejala tak biasa pada saluran pencernaan pada beberapa pasien yang dirawat.

Baca Juga: Kabar Buruk, WHO Sebut Virus Corona Tidak akan Musnah dari Bumi: Tetap Waspada!

"Di Indonesia ini termasuk gejala yang tidak biasa. Sebab, seperti dilaporkan BNPB, gejala nyeri perut terjadi pada 7,5 persen pasien covid-19," ungkap dr Khifzhon.

"Data yang kami catat pada jurnal itu dari China, di sana pasien dengan gejala saluran pencernaan hanya terjadi pada 2 persen pasien postif covid-19.

Sedangkan, di Indonesia kasusnya lumayan tinggi 7,5 persen," jelas dr Khifzhon.

Baca Juga: Kasus Corona Meroket, Presiden Jokowi Targetkan Kasus Infeksi Pada Status Ringan di Bulan Juli Mendatang

Ia pun menyampaikan bahwa virus corona tersebut bisa menular dari mana pun.

"Bukan bermasuk menakut-nakuti.

Melalui studi ini kami ingin menyampaikan Virus Corona ini dapat masuk dari mana-mana, jadi perlu berhati-hati," imbuh dia.

Baca Juga: Bukan Hanya Jadi Bulan-bulanan Netizen, Youtuber Indira Kalistha Juga Terima Sindiran Pedas dari Awkarin dan Andhika Pratama Gara-Gara Anggap Enteng Virus Corona

 

 

Untuk menginfeksi tubuh manusia, virus corona SARS-CoV-2 membutuhkan reseptor ACE2.

Reseptor cukup banyak ditemui, tak hanya di saluran napas tetapi juga di saluran pernapasan.

Hal inilah yang membuat pasien yang terinfeksi juga merasakan sakit pada bagian pencernaan.

Baca Juga: Paranormal Mbah Mijan Terawang Bencana Alam yang Masih akan Terjadi di Indonesia di Tahun 2020, Sudah Ada yang Kejadian?

"Reseptor ACE2 ternyata juga ada di saluran pencernaan. Maka dari itu, gejala gastrointestinal ini juga dapat terjadi.

Sehingga pasien yang mungkin terinfeksi merasakan sakit perut, mual, muntah atau diare," ujar dr Khifzhon.

Namun tak semua pasien mengalami gejala ini. (*)

Artikel ini telah tayang di gridstar.id dengan judul Pakar Temukan Gejala Baru Virus Corona di Indonesia Berbeda dari Temuan Awal, Bukan Pada Pernapasan, Tetapi Pada Organ Ini

 

Di masa pandemi ini, Sahabat NOVA mau tambah penghasilan dengan wirausaha? Atau punya usaha dan mau tambah ilmu agar jualan tetap lancar?

Di program WeLearn dari UN Women, ada kelas online “Digital Marketing" GRATIS! Tinggal daftar kelas di sini, pilih waktu dan metode yang diinginkan, lalu ikuti instruksi untuk terima materi pelajarannya. Tambah ilmu, tambah cuan!