Sudah Menjadi Konglomerat Sejak Dulu, Intip Sederet Sumber Kekayaan Veronica Tan yang Tak Main-Main

By Widyastuti, Sabtu, 4 Juli 2020 | 19:21 WIB
Rela Diceraikan Ahok Lantaran Diduga Selingkuh, Veronica Tan Ternyata Sudah Tajir Melintir Sebelum Jadi Janda, Ini Dia Sumber Kekayaannya! (Instagram @veronica__tan_)

Seperti yang diketahui kabar perceraiannya dengan Ahok pada tahun 2018 sangat menyita perhatian publik.

Peceraian tersebut disebut-sebut terjadi karena adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan Veronica Tan dan seorang pengusaha.

Unggahan Veronica Tan (Instagram @veronicatan_official)

Hal itu dibenarkan adik Ahok, Fifi Lety Indra Purnama saat hendak mengikuti sidang perdana cerai Ahok-Vero, di PN Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018).

Veronica Tan pun akhirnya resmi becerai dengan Ahok pada 4 April 2018.

Sebelumnya selama 20 tahun mendampingi Ahok, ini sumber kekayaan Veronica Tan seperti yang kutip dari TribunSumsel.com.

Baca Juga: Alih-Alih Ikut Promosikan Lagu Baru Aurel Hermansyah Seperti Ashanty dan Yuni Shara, Unggahan Terbaru Krisdayanti Ini Sontak Jadi Sorotan Netizen

1. CV Panda (PT Timah)

Setelah menamatkan pendidikannya dan mendapat gelar Sarjana Teknik Geologi (Insiyur geologi) pada tahun 1989, Pria 55 tahun ini pulang kampung halamannya.

Ahok menetap di Belitung dan mendirikan perusahaan CV Panda yang bergerak dibidang kontraktor pertambangan PT Timah.

Menggeluti dunia kontraktor selama dua tahun, Basuki menyadari betul hal ini tidak akan mampu mewujudkan visi pembangunan yang ia miliki.

Karena untuk menjadi pengelolah mineral selain diperlukan modal (investor) juga dibutuhkan manajemen yang profesional.

Lalu, Ahok memutuskan kuliah S-2 dan mengambil bidang manajemen keuangan di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya Jakarta.

Baca Juga: Tetap Rukun Meski Didi Kempot Telah Tiada, Yan Vellia Blak-blakan soal Pembagian Tugas Istri Pertama dan Kedua, Tanggung Jawab Saputri Kelola Dompet dan ATM sang Maestro

2. PT Nurindra Ekapersada

PT ini didirikan Ahok pada tahun 1992.

Perusahaan Ini dirikan bergerak di bidang pengolahan pasir kuarsa.

Lalu, Ia juga mendirikan pabrik pengolahan di Dusun Burung Mandi, Desa Mengkubang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur.

Pabrik pengolahan pasir kuarsa tersebut adalah yang pertama dibangun di Pulau Belitung, dan memanfaatkan teknologi Amerika dan Jerman.

Lokasi pembangunan pabrik ini adalah cikal bakal tumbuhnya kawasan industri dan pelabuhan samudra, dengan nama Kawasan Industri Air Kelik (KIAK).