Benarkah Terlalu Banyak Minum Kopi Bahaya Sebabkan Risiko Demensia?

By Septirini Sekar Nusantari, Senin, 27 September 2021 | 00:00 WIB
Benarkah Terlalu Banyak Minum Kopi Bahaya Sebabkan Risiko Demensia? (Drazen Zigic)

NOVA.id - Minum kopi bisa jadi penyelamat bagi para pekerja.

Pasalnya sebagian orang merasa lebih bisa fokus dan melek saat minum kopi. 

Padahal, jika terlalu banyak mengonsumsi kopi menyebabkan risiko demensia

Benarkah hal itu?

Melansir Kompas.com, peneliti dari University of South Australia melakukan penilaian efek kopi pada otak.

Baca Juga: Apakah Beruntusan di Dahi Berbahaya? Yuk Ketahui Penyebabnya

Penialaian dilakukan pada lebih dari 17.700 peserta antara usia 37 dan 73 tahun.

Hasil penelitian menemukan peserta yang mengonsumsi lebih dari enam cangkir kopi setiap hari, memiliki 53 persen peningkatan risiko demensia.

Risiko lainnya adalah volume otak total yang lebih kecil.

Oleh karenanya, orang dewasa disarankan untuk membatasi asupan kopi harian.

Sebaiknya orang dewasa mengonsumsi sekitar empat atau lima cangkir dengan kira-kira kandungan 400 miligram kafein.

Baca Juga: Bukannya Sehat, Berat Badan Turun Drastis Justru Bahaya untuk Tubuh

Risiko lainnya dari konsumsi kopi yang berlebihan seperti parkinson, diabetes tipe 2, batu empedu, dan beberapa jenis kanker.

Terlalu banyak begadang di pagi hari, disebut juga bisa berdampak buruk pada kesehatan otak seiring waktu.

Kitty Pham, penulis utama dari studi penelitian tersebut mengungkapkan soal risiko demensi dan penyakit otak.

"Pada dasarnya, minum lebih dari enam cangkir kopi sehari dapat menempatkan Anda pada risiko penyakit otak seperti demensia dan stroke," ujar Pham.

Baca Juga: Jangan Pernah Menyetir Tanpa Alas Kaki, Bisa Sebabkan Bahaya!

Perlu diektahui demensia sendiri merupakan kondisi otak degeneratif yang mengganggu kemampuan untuk mengingat, berpikir atau membuat keputusan sehari-hari.

Studi memperkirakan 5 juta orang dewasa berusia 65 dan lebih tua di AS menderita demensia pada tahun 2014.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, jumlah tersebut diperkirakan akan mencapai hampir 14 juta pada tahun 2060.

Dapatkan pembahasan yang lebih lengkap dan mendalam di Tabloid NOVA.

Yuk, langsung langganan bebas repot di Grid Store.(*)