Meggy Wulandari Kabarkan Anaknya Terpapar Covid-19 dan DBD Secara Bersamaan

By Alsabrina, Sabtu, 12 Februari 2022 | 14:04 WIB
Meggy Wulandari dan sang anak, Rifky Delta (dok. instagram/meggywulandari_real)

"Terkait demam berdarah diperlukan evaluasi tanda-tanda klinis seperti kondisi detak jantung, tekanan darah, kecukupan intake (asupan) cairan, serta produksi urine."

"Apalagi kalau terjadi bersamaan dengan Covid-19 tentu observasinya perlu lebih ketat," jelasnya.

Lebih lanjut, dia berkata bahwa baik pada demam berdarah dengue maupun Covid-19 gejala awalnya tidak begitu spesifik, lantaran keduanya merupakan infeksi virus.

Akan tetapi, gejala utama yang kemungkinan muncul yakni demam.

Menurut Sunny, anak-anak berusia kurang dari enam tahun, maupun anak yang belum bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19 sangat rentan terpapar virus corona.

Artinya, para orangtua perlu selalu waspada pada risiko infeksi Covid-19 maupun infeksi virus dengue penyebab demam berdarah selama pandemi seperti sekarang.

Baca Juga: Kontak Erat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Tes Covid-19? Ini Jawabannya

Beda gejala Covid-19 dan demam berdarah pada anak

Dokter Sunny mengungkapkan bahwa gejala Covid-19 pada anak, ataupun gejala DBD pada anak, umumnya dapat dibedakan.

Adapun gejala Covid-19 pada anak meliputi:

1. Batuk

2. Hidung tersumbat