Mengurus Anak Bersama Mantan (2)

By nova.id, Selasa, 14 Februari 2012 | 23:43 WIB
Mengurus Anak Bersama Mantan 2 (nova.id)

Transisi Bagi Anak 

Bercerai berarti ada pemisahan. Usai bercerai, orangtua biasanya meninggalkan pekerjaan rumah kepada anak, "Mau tinggal dengan Ayah atau Ibu?" atau "Bagaimana membagi waktu bersama dengan Ayah dan Ibu?" Inilah yang dinamakan masa transisi. Memang tidak bisa dihindari, tapi ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk memudahkan anak-anak melewati masa ini. Salah satunya, memberikan mereka waktu dan apa pun keputusan anak, tetaplah berpikir positif.

Ketika mereka melalui perubahan ini, usahakan Anda selalu ikut berperan dalam kegiatan mereka. Misalnya, mengingatkan anak soal kunjungannya ke ayah atau ibunya yang akan berlangsung dua hari lagi, membantu mereka mengepak tasnya sebelum pergi agar mereka tidak merasa akan kehilangan Anda, atau men-drop anak ke rumah mantan.

Ketika anak pertama kali datang ke rumah Anda dan ia menyadari kalau orangtuanya yang satu lagi tidak tinggal di sana, mungkin ini akan menjadi momen yang canggung bagi anak. Untuk mencairkan suasana, cobalah lakukan beberapa aktivitas bersama seperti membaca buku. Atau, buatlah rutinitas khusus selama anak berada di rumah Anda.

Jika cara ini tidak berhasil juga, berikan ia sedikit ruang dan waktu untuk lebih menyesuaikan diri lagi. Kadang, ada juga anak yang menolak untuk tinggal bersama salah satu orangtuanya. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut, segeralah cari penyebabnya. Bicaralah kepada anak agar Anda mengetahui alasan penolakannya. Apakah karena perhatian dari salah satu orangtuanya selama ini kurang atau ada kesalahpahaman lain. Jangan ragu juga untuk membicarakan dan meminta bantuan kepada mantan untuk menyelesaikan masalah ini.

6 Langkah Perceraian Damai

Psikoterapis Ashley Davis Bush, LCSW mengatakan, "Menciptakan perceraian yang penuh kedamaian bukanlah hal yang tak mungkin. Meskipun mantan bersikap tidak suportif saat menghadapi ini, tapi Anda bisa memulainya dengan mengontrol diri sendiri untuk tetap berperilaku positif."

Dalam situs huffingtonpost, penulis buku Shortcuts to Inner Peace ini juga membeberkan enam langkah untuk menciptakan perceraian yang damai.

1 Lakukan Bagian Anda

Menyandang predikat janda atau duda memang bukan hal yang mudah. Namun, jika bercerai adalah satu-satunya jalan yang terbaik bagi Anda dan mantan, mau tak mau status itu harus diterima. Lebih baik Anda terus berpikir positif, maju, dan menjalankan kehidupan Anda selanjutnya dengan penuh semangat baru.

2 Yang Lalu Biarlah Berlalu

Kebanyakan dari pasangan yang bercerai masih menyimpan kekesalan dan menganggap perceraian mereka sebagai kesalahan mantan. Apakah Anda termasuk salah satunya? Buang perasaan itu. Perceraian adalah tanggung jawab bersama. Anda dan mantan sama-sama berperan sebagai pelaku dan korban. Memang menikah sebaiknya sekali seumur hidup, namun ketika Anda tidak mampu mencapainya, jangan langsung menganggap diri Anda gagal.