NOVA.id - Cara menghilangkan kulit kering dan mengelupas sesuai anjuran dokter tentu penting untuk kita pelajari.
Berbagai kondisi dan cuaca tentu banyak menyebabkan masalah bagi kulit, untuk itu cara menghilangkan kulit kering dan mengelupas sesuai anjuran dokter bisa kita terapkan sehari-hari.
Kulit kering hingga mengelupas tentu sudah tidak asing lagi kita alami.
Berbagai faktor bisa menjadi penyebab kulit kering hingga mengelupas.
Misalnya perubahan cuaca ekstrem, tidak cocok pada sebuah perawatan, hingga tubuh kurang terhidrasi.
Lalu, bagaimana cara menghilangkan kulit kering dan mengelupas sesuai anjuran dokter?
Dokter Estetika, dr. Abelina Dini Fitria, Dpl. AAAM, MM, MARS baru saja memberikan beberapa tips untuk Sahabat NOVA.
Baca Juga: Amankah Cara Menghilangkan Kulit Kering dan Mengelupas dengan Madu? Ini Kata Dokter
Menurutnya, menggunakan moisturizer adalah langkah utama yang tepat untuk cara menghilangkan kulit kering dan mengelupas.
"Pakai moisturizer yang ringan, banyakin seperti hyaluronic acid, gliserin, pelembap yang ringan banget yang gel yang mendinginkan terus ada bahan-bahan yang menenangkan," papar dr. Abelina.
Lebih lanjut, dr. Abelina mengatakan jika sangat baik memilih bahan dasar moisturizer yang seperti ini ketika sedang mengalami kulit kering.
"Contohnya seperti chamomile, atau green tea atau aloevera. yang paling populer itu aloevera atau lidah buaya," katanya kembali.
Selain menggunakan skincare yang sudah disebutkan tadi, dr. Abelina juga mengatakan jika menghidrasi tubuh dengan cukup juga menjadi salah satu faktor yang sangat menentukan.
"Tubuh kurang terhidrasi ngaruh banget jadi kusam (kulitnya), kulit kering yang bukan tipe kulit kering tapi kering karena dehidrasi, itu kulitnya jadinya gelap.
Kalau keluhan kulit kita kusam, belum tentu butuh bahan pencerah, bisa saja hanya butuh pelembap (cukup terhidrasi) dan bisa langsung cerah," tandasnya. (*)
Atlet New Balance Triyaningsih Berhasil Taklukan Kompetisi TCS New York City Marathon 2024
Penulis | : | Widyastuti |
Editor | : | Widyastuti |
KOMENTAR