"Itu berbahaya, tidak hanya merusak karir individu juga citra masyarakat ideal yang kita usahakan," imbuhnya.
Nasarudin meminta agar publik tidak mengaitkan kasus tersebut dengan agama. Ia juga menghimbau agar masyarakat meredam emosinya. Sebab, Aceng sendiri sudah mengakui kesalahan dan meminta maaf.
"Kalau sudah minta maaf, jangan kita melampaui dalam mencetuskan kemarahan. Kalau salah kan ada kriterianya, serahkan ke hukum dan institusi yang berwajib," katanya.
.
.
.
Tribunnews
KOMENTAR