Makan Cabai Kurangi Risiko Kematian Akibat Penyakit Jantung? Begini Kata Ahli

By Alsabrina, Kamis, 4 Juni 2020 | 23:00 WIB
Cabai (pexels.com)

NOVA.id - Cabai mungkin salah satu bumbu masakan yang menjadi favorit orang Indonesia.

Tak hanya menjadi bumbu dalam makanan yang santapnya ternyata cabai juga memiliki banyak manfaat.

Salah satunya adalah mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: Wih, Cabai dan 4 Makanan Ini Bisa Bikin Bahagia Kita Kembali Lagi!

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 2.300 orang menemukan bahwa 61 persen mereka yang mengkonsumsi cabai secara teratur lebih kecil kemungkinan meninggal karena stroke.

40 persen dari mereka lebih kecil mengalami serangan jantung yang mematikan.

Secara teratur makan cabai juga ditemukan bisa mengurangi kematian akibat penyakit jantung iskemik hingga 44 persen.

Baca Juga: Si Kecil Susah Makan? Yuk, Coba Buat Roti Pizza Tuna Cabai yang Kaya Nutrisi!

 

dr Marialaura Bonaccio, dari Institute for Research, Rawat Inap dan Perawatan Kesehatan (IRCCS) Neuromed di Molise, Italia, mengatakan: 'Fakta yang menarik adalah perlindungan dari risiko kematian tidak tergantung pada jenis diet yang diikuti orang.

"Dengan kata lain, seseorang dapat mengikuti diet Mediterania yang sehat, orang lain dapat makan dengan kurang sehat, tetapi bagi mereka semua cabai memiliki efek perlindungan."

Dalam sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mereka yang makan cabai setidaknya empat kali seminggu jauh lebih kecil kemungkinannya untuk mati selama delapan tahun ke depan dibandingkan dengan mereka yang jarang menyentuhnya.

Baca Juga: Kilat dan Lezat, Coba yuk Masak Mi Goreng Sosis Cabai Kering!

Ini bukan riset pertama mengenai manfaat cabai untuk kesehatan.

Penelitian sebelumnya ia telah menunjukkan cabai dapat melindungi terhadap kanker dan diabetes, sebagai penghilang rasa sakit, meningkatkan bakteri usus dan memerangi obesitas. (*)