Ini Keutamaan, Waktu Tepat, Serta Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari

By Alsabrina, Sabtu, 15 Mei 2021 | 14:02 WIB
(Ilustrasi) Puasa Syawal (iStockphoto)

NOVA.id - Simak keutamaan menjalankan puasa di bulan Syawal, beserta bacaan niat puasa Syawal.

Setelah menjalankan puasa di bulan Ramadhan, selanjutnya umat Muslim disunnahkan melaksanakan puasa Syawal.

Terdapat manfaat yang bisa kita peroleh ketika menjalankan puasa pada bulan Syawal.

Baca Juga: Ini Resep Skotel Keju Brokoli untuk Hidangan Buka Puasa yang Nikmat

Berikut ini penjelasan tentang keutamaan puasa Syawal oleh Ustaz Dr. H. Ferry Muhammadsyah Siregar MA dari Pesantren Binsa Insan Mulia pada kanal YouTube Tribunnews.

Ferry mengatakan bahwa ada puasa lain selain puasa assyura dan puasa sya'ban, ada juga puasa 6 hari di bulan Syawal.

Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

Baca Juga: Cocok untuk Buka Puasa, Ini Resep Mi Goreng Singapura yang Lezat

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya:

“Barangsiapa telah berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian ia mengikuti puasanya selama enam hari lagi di bulan Syawal, maka sesungguhnya ia seperti telah berpuasa selama satu tahun penuh” (HR. Muslim).

Baca Juga: Amanda Manopo Rela Jadi Koki Dadakan Selama Ramadan di Lokasi Syuting Ikatan Cinta

Sebagian ulama mengungkapkan penjelasan mengenai puasa 6 hari di bulan Syawal sama dengan berpuasa selama satu tahun.

"Secara matematika bisa kita terangkan bahwa, puasa satu hari di bulan Ramadhan dan puasa dalam bulan Syawal itu diibaratkan seperti berpuasa 10 hari," terang Ustaz Ferry.

Jadi, hitungannya apabila melakukan puasa Ramadhan ada 30 hari kemudian dikali 10, maka jumlahnya adalah 300 hari.

Baca Juga: Tips Tetap Aman Berolahraga Saat Puasa Ramadan ala Bintang NBA

Kemudian, ditambah dengan 6 hari puasa dikali 10, maka 300 ditambah dengan 60, totalnya adalah 360 hari.

Namun, ada 5 hari yang diharamkan untuk umat Islam berpuasa, di antaranya:

- Dua hari raya yakni Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.

- Tiga hari tasyrik yakni tanggal 10,11, dan 12 dzulhijah pada saat musim haji.

Baca Juga: Cut Tari Unggah Foto Lebaran bersama Richard Kevin dan 3 Anaknya Jadi Sorotan Netizen

Lalu kapan waktu yang tepat untuk melakukan puasa Syawal?

Ustaz Ferry mengatakan bahwa sebagian ulama menganjurkan untuk mengerjakan mulai tanggal 2 Syawal.

"Sebagian ulama menyatakan adalah lebih baik misalnya mulai berpuasanya di tanggal 2 Syawal bila memungkinkan, tapi kalau tidak memungkinkan boleh juga di tanggal-tanggal yang lain selama itu masih di bulan Syawal," jelas Ustaz Ferry.

Baca Juga: Lebaran Virtual, Ini 4 Ide THR yang Tetap Bisa Diberikan Meski Tidak Bertemu Langsung

 

 

Sebagian ulama juga menjelaskan pelaksanaan puasa Syawal untuk dilakukan secara enam hari berturut-turut.

Namun, tidak ada larangan apabila ingin berpuasa di bulan Syawal secara selang-seling.

Ustaz Ferry juga menuturkan bahwa diperbolehkan untuk mengerjakan puasa Syawal pada hari Senin dan Kamis.

Baca Juga: Lakukan 2 Tips Sederhana Ini agar Berat Badan Tetap Ideal Setelah Rayakan Hari Lebaran

Niat Puasa Syawal

Berikut ini niat untuk puasa sunnah di bulan Syawal :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

“Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.”

 Baca Juga: Awas Penyakit Mengintai, Ini Daftar Makanan yang Harus Dihindari Saat Lebaran

Dapatkan pembahasan yang lebih lengkap dan mendalam di Tabloid NOVA.

Yuk, langsung langganan bebas repot di Grid Store.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Keutamaan Puasa Syawal, Dilengkapi Bacaan Niat Puasa Syawal Tulisan Arab dan Latin