NOVA.ID - Kabar meninggalnya aktris Nanie Darham kembali ramai diperbincangkan.
Lama tak terdengar namanya, pemain film Air Terjun Pengantin ini rupanya sudah meninggal dunia pada 21 Oktober 2023 lalu.
Kematian mendadak Nanie Darham ini menyisakan dugaan terkait malapraktik saat melakukan liposuction atau operasi sedot lemak.
Mengenang sang adik, kakak Nanie Darham yakni Indrie Darham belum lama ini kembali mengunggah foto-foto kenangan.
Sang kakak menuliskan kalimat cinta sekaligus mengunggah foto-foto adiknya.
“Istirahatlah dalam Cinta Adikku yang cantik @naniedarham Sabtu, 21-Oktober-2023 adalah hari dimana kamu meninggalkan kami selamanya,” tulis Indrie Darham, kakak Nanie Darham lewat laman Instagram pribadinya, Selasa (21/11).
Diketahui, sang aktris menjalani operasi sedot lemak di sebuah klinik di Jakarta Selatan.
Tak tanggung-tanggung, biaya yang dikeluarkan untuk operasi sedot lemak itu sebesar Rp 300 juta.
Melansir dari Tribuntrends.com, hasil tes darah dari rujukan klinik menunjukkan bahwa Nanie Darham dalam kondisi baik.
Almarhum Nanie Darham pun menjalani tindakan sedot lemak pada pukul 13.35 hingga pukul 17.40 WIB.
Baru lima menit selesai operasi, kondisi Nanie Darham mengkhawatirkan hingga dilarikan ke rumah sakit Dr Suyoto, Bintaro, Jakarta Selatan dengan ambulance.
Baca Juga: Bantah Sedot Lemak, Ini Cara Okky Lukman Turunkan Berat Badan hingga 20 Kg
Saat dibawa di ke rumah sakit, Nanie Darham sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan kondisi darah keluar dari mata dan hidung.
Merasakan adanya kejanggalan terkait meninggalnya Nanie Darham, keluarga langsung melaporkan klinik tersebut ke Polres Jakarta Selatan.
Keluarga melaporkan klinik tersebut atas dugaan malapraktik.
Pihak keluarga juga melampirkan hasil visum RS Polri Jakarta Timur.
Menurut keterangan kuasa hukum keluarga Nanie Darham, Hartono Tanuwidjaja, hasil visum mencatat adanya tiga bekas luka pada tubuh sang artis.
Satu bekas luka di punggung tangan dan dua sayatan di perut.
Kasus ini semakin kompleks mengingat Nanie Darham sebelumnya telah disarankan oleh dokter untuk menunggu enam bulan sebelum melakukan operasi setelah melahirkan.
Ini karena Nanie Darham baru saja melahirkan dua bulan yang lalu.
Namun, klinik tempat ia menjalani liposuction tetap melakukan prosedur tanpa memperhatikan risiko bagi pasien yang baru melahirkan.
“Yang pertama adalah bahwa kondisi korban Nani Darham ini adalah seorang ibu yang mempunyai anak balita, yang pertama anak usia 3 tahun laki-laki, yang kedua baru melahirkan 2 bulan sebelum tanggal pelaksanan operasi yaitu pada bulan Agustus,” kata Hartono saat menggelar konferensi pers dilansir dari tayangan YouTube Hukum ID, Kamis (23/11).
Diketahui, keluarga kini mengajukan uji laboratorium kriminal untuk mendeteksi sampel organ tubuh.
Dari hasil tersebut nantinya akan diketahui obat apa saja yang masuk ke tubuh Nanie Darham. (*)