Anak Marah? Ini Cara Mengatasinya

By nova.id, Senin, 3 September 2012 | 06:17 WIB
Anak Marah Ini Cara Mengatasinya (nova.id)

 - Tampilkan pemahaman dengan menebak-nebak keinginan anak

"Kau ingin jika saudaramu meminta  sebelum meminjam barang-barangmu?"

- Buat ekspresi mendukung yang tepat dengan perasaan atau pemecahan masalah

"Tunjukkan pada Ibu bagaimana kamu rasakan dengan... menuliskan atau berbicara/ menggambar / memukul bantal ini / merobek kertas memo "

"Apa menurutmu yang lebih baik untuk memecahkan masalah ini?"

 Tips 4: Gunakan Konsekuensi yang jelas dan Konsisten untuk Membatasi Perilaku Agresif

Prinsip

- Anak perlu belajar bahwa meskipun kemarahan dapat diterima, namun perilaku agresif tidak dapat diterima.

Apa yang Harus Dilakukan

- Cobalah memahami pada level  anak, lalu dengan  nada tenang, rendah tapi tegas  (menunjukkan ketidaksenangan)  katakan dengan jelas jika anak  telah melakukan hal yang salah. Cobalah untuk tidak berteriak karena hal ini menunjukkan Anda  hilang kendali.

"Putri, tidak baikn jika kamu  memukul adikmu"

 - Jika anak  berhenti bersikap agresif, berikan banyak pujian. Namun, jika dia terus perilaku yang tidak pantas setelah diberi peringatan, berikan konsekuensi yang jelas. Seperti, menarik hak istimewa anak (main games di akhir pekan, menonton film favorit di hari libur, komputer di kamar, dan sebagainya).

Jika Anda khawatir  kemarahan anak akan meningkat dan tidak  berhasil selama beberapa minggu bahkan bulan, bisa jadi  ada masalah mendasar yang membutuhkan bantuan profesional.

Sudah saatnya Anda membutuhkan sebuah bantuan!

Laili / dari berbagai sumber