Merapi Bikin Pengusaha dan Kusir Andong Rugi Besar

By nova.id, Selasa, 16 November 2010 | 17:03 WIB
Merapi Bikin Pengusaha dan Kusir Andong Rugi Besar (nova.id)

Merapi Bikin Pengusaha dan Kusir Andong Rugi Besar (nova.id)

"Foto: Eng Naftali "

Erupsi Merapi memberi banyak dampak. Yang merasa rugi adalah para pekerja dan pengusaha yang meraup untung dari bisnis yang kebanyakan berhubungan dengan sektor pariwisata. Sejumlah pedagang di kawasan Malioboro, misalnya. Mereka mengaku pendapatan hariannya menurun drastis. Termasuk Mirota Batik, pusat oleh-oleh dan suvenir terbesar di Malioboro. "Jumlah pengunjung hampir turun 100 persen dari sebelum Merapi meletus," ujar Awan Rishyawan, Store Manager Mirota Batik.

Kusir andong yang biasa mangkal di sepanjang Malioboro pun terkena getahnya. Bahkan, pasca Merapi meletus sejak 26/10 silam, mereka terus merugi. Jika normalnya bisa menarik 5-6 kali putaran, kini rata-rata hanya menarik satu kali putaran. Padahal, biaya perawatan kuda termasuk mahal.

Yang meraup untung justru para pedagang di Pasar Beringharjo. Maklum, dagangan mereka seperti celana dalam wanita, selimut, sampai kain panjang laris-manis diborong para penyumbang untuk disalurkan ke lokasi-lokasi pengungsian. Bahkan, beberapa pedagang yang tadinya hanya menjual batik, sampai berekspansi menjual barang-barang kebutuhan tadi.

Pusat perkulakan Indogrosir pun kecipratan untung. Karena lokasinya yang strategis dan dekat dengan daerah bencana, Indgrosir kerap diserbu relawan untuk membeli kebutuhan para pengungsi seperti mi instan, minyak goreng, biskuit, hingga popok bayi sekali pakai.

 Yetta