NOVA.id - Kadang-kadang saat mau buka usaha rumahan, kita sering memikirkan soal modal.
Padahal, sejatinya modal bukanlah masalah, tapi pintar menangkap peluang dan sikap pantang menyerah adalah solusinya.
Paling tidak, hal ini yang dibuktikan oleh Nilam Sari, owner Kebab Turki Baba Rafi dan PT Sari Kreasi Boga.
Saat ditemui NOVA dalam acara Felancy, Jumat 15 Desember 2023, Nilam Sari menceritakan pengalamannya soal membangun usaha rumahan hingga menjadi perusahaan besar.
Awalnya, Nilam membuat usaha rumahan burger gerobakan di Surabaya dengan modal minim Rp4 juta saja.
Dalam perkembangannya, bisnisnya laris manis hingga bisa membuka 5 gerobak dalam waktu terbilang cepat.
Sayangnya, kala itu ada merek burger besar yang masuk Surabaya dan langsung banyak membuka cabang. Alhasil, usaha rumahan milik Nilam kala itu harus gulung tikar.
"Saat itu bulan puasa, pelanggan makin lama makin berkurang dan dengan berbesar hati kita tutup dan tarik kelima gerobak itu," kenang ibu tiga anak ini.
Namun gagal bukan berarti menyerah, Nilam kala itu mencari peluang saat dirinya pergi ke Qatar untuk menyambangi sang ibu.
Di sana ia melihat banyak toko kebab di setiap pojok jalan, dan memberinya ide untuk membuka usaha rumahan kebab hingga laris manis dan kini sudah IPO. Lengkapnya di video bawah ini.
Lantas, berapa modalnya dulu membangun Kebab Turki Baba Rafi?
Baca Juga: Lagi Ngetrend, Usaha Rumahan Sushi Prasmanan, Cuma Pakai Beras Biasa Bisa Pulen Ini Rahasianya
"(Modal) paling sejutaan nambahin bahan bakunya aja cuman ganti stiker sama plat nama. Sebenernya kita manfaatin apa yang ada, kan balik lagi saya mulai dari awal gak ada modal jadi sebisa mungkin seminim mungkin dapat dijalankan. Namanya dari 0 mba mulainya bukan anak orang kaya," jelas Nilam pada NOVA.
Lalu yang membuat Nilam tetap percaya diri untuk buat bisnis lagi setelah sebelumnya bisnisnya bangkrut?
“Mungkin karena kepepet kali ya mba. Karena kalau kita kepepet kan pasti apa pun dicari solusinya, karena balik lagi saya dari kecil anak tunggal, jadi at the end kita cari solusinya aja,” curhatnya.
“Karena jujur, saya sempet drop out dari kuliah padahal saya sempet kuliah di Universitas Airlangga ya. Orang tua kan bayangin cuman punya anak satu, saat drop out gitu kan jadi saya gak mau mengecewakan lagi.
Jadi pokoknya gimana pun caranya bisnis jalan. Dan waktu itu saya sudah punya anak tiga, jadi harus punya uang untuk kelola keluarga dan this bisnis. Sesuatu di depan mata dan ada potensi yaudah gimana caranya dijalanin,” ungkapnya.
Nilam pun memberi semangat untuk para perempuan dan ibu yang ingin kembali berdaya.
Menurutnya, kita semua perempuan di sini individu, kita dan ketika kita menikah bukan berarti kita berhenti menjadi individu yang utuh.
“At the end of the day kita ini lebih dari seorang istri, seorang ibu dan seorang apa. Saya percaya perempuan sekarang sudah equal, kita bisa memilih,” tegasnya. (*)
Atlet New Balance Triyaningsih Berhasil Taklukan Kompetisi TCS New York City Marathon 2024
Penulis | : | Maria Ermilinda Hayon |
Editor | : | Maria Ermilinda Hayon |
KOMENTAR