NOVA.id - bulan Ramadhan sudah di depan mata.
Sebelum kita memasuki bulan puasa, yuk mulai coba untuk menjajal ide usaha Ramadhan demi mencari cuan.
Salah satu ide usaha Ramadhan yang bisa kita lakukan dari rumah adalah dengan membuat usaha kuliner takjil.
Takjil merupakan makanan yang biasa disantap saat berbuka puasa sebelum memakan makanan berat.
Takjil bisa berupa makanan manis maupun asin.
salah satu yang digemari untuk takjil berbuka adalah gorengan.
Jika sudah banyak penjual gorengan di sekitar kita, kita bisa mengkreasikan gorengan lainnya untuk menu takjil.
Salah satunya adalah pempek Dos tanpa ikan yang tetap nikmat namun hemat.
Berikut resep pempek Dos tanpa ikan yang tetap nikmat untuk ide usaha Ramadhan.
Bahan:
125 gram tepung terigu
250 ml air
1 1/4 sendok teh garam
1/2 sendok teh kaldu ayam
2 siung bawang putih, parut
2 butir telur, kocok lepas
225 gram tepung sagu
500 ml minyak, untuk menggoreng
Baca Juga: Lagi Banyak Dicari, Resep Pempek Tanpa Ikan untuk Usaha Rumahan Minim Modal
Bahan Saus Cuko:
600 gram gula merah, sisir halus
1.000 ml air
50 gram asam kandis
4 sendok teh garam
Bumbu Halus:
10 siung bawang putih, haluskan
Bahan Sambal:
50 gram cabai rawit hijau
300 ml air
1/4 sendok teh garam
Cara Membuat Pempek Dos:
1. Rebus tepung terigu, air, garam, kaldu ayam, dan bawang putih sambil diaduk sampai kental. Angkat dan biarkan hangat.
2. Letakkan di dalam wadah. Tambahkan telur. Kocok hingga rata. Tuang ke atas tepung sagu. aduk rata.
3. Lumuri tangan dengan tepung sagu. Ambil 50 gr adonan pempek. Pipihkan. Bentuk seperti pastel. Sisihkan.
4. Rebus air sampai mendidih. Masukkan pempek. Masak sampai matang. Angkat. Tiriskan.
5. Goreng di dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai kuning keemasan. Tiriskan.
6. Saus cuko, rebus gula merah, bumbu halus, asam kandis, dan garam. Masak sampai matang. Saring.
7. Sambal, rebus bahan sambal sampai mendidih. Haluskan bersama air perebusnya.
8. Sajikan pempek bersama cuko dan sambal.
Penulis | : | Tiur Kartikawati Renata Sari |
Editor | : | Tiur Kartikawati Renata Sari |
KOMENTAR