Ketahui Tips dan 4 Fakta Penting tentang Vaksin Anak di Indonesia

By Dinni Kamilani, Rabu, 28 Juli 2021 | 21:02 WIB
Ilustrasi vaksinasi covid-19 pada anak (hxyume)

NOVA.id - Anak-anak yang terkonfirmasi Covid-19 terus menanjak, mengutip dari Kompas.com Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut terjadi peningkatan tajam penularan, bahkan kematian pada anak.

Data nasional menunjukkan, pasien terkonfirmasi Covid-19 pada anak berusia 0-18 tahun mencapai 12,5 persen.

“Artinya 1 dari 8 kasus konfirmasi Covid-19 adalah anak-anak. Data IDAI juga menunjukkan case mortality (tingkat kematian) mencapai 3-5 persen, jadi kita memiliki tingkat kematian tertinggi di dunia,” kata Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Ketua Umum IDAI.

Baca Juga: Syarat untuk Daftar Vaksin Anak Jelang Tahun Ajaran Baru 2021

Kabar baik pun datang, mulai Juli 2021 mulai dilakukan pemberian vaksin usia 12-17 tahun agar bantu menghambat penyebaran Covid-19.

Siti Nadia Tarmizi, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes mengatakan vaksinasi untuk anak di Indonesia ditargetkan sebanyak 32,6 juta.

Biar lebih jelas, berikut ini 4 fakta penting tentang vaksinasi Covid-19 untuk anak.

Baca Juga: Benarkah Anak yang Tidak Divaksin akan Tetap Aman dari Penyakit? Ini Jawaban Ahli

1. Mulai Juli 2021 dan Izin BPOM

Rini Sekartini, Ketua IDAI DKI Jakarta mengatakan bahwa vaksin Covid-19 sudah bisa diberikan sejak 1 Juli 2021.

Dan sudah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

2. Gunakan Vaksin Sinovac

Sesuai izin yang dirilis BPOM, vaksin Covid-19 untuk anak akan menggunakan Sinovac.

BPOM merekomendasikan penggunaan vaksin Sinovac dosis 600 SU atau 0,5 ml untuk anak usia 12-17 tahun.

Baca Juga: Ini Alasan Raffi Ahmad Sembunyikan Fakta Pernah Positif Covid-19

3. Tidak untuk Anak di Bawah Usia 12 Tahun

Sayangnya, BPOM belum memberi lampu hijau bagi penggunaan vaksin Sinovac untuk anak yang berusia di bawah 12 tahun.

Menurut BPOM, jumlah subjek pada populasi anak pada kategori ini belum cukup bisa memastikan keamanan vaksin untuk kelompok usia tersebut.

Namun, BPOM meminta agar dilaksanakan uji klinis yang melibatkan subjek lebih banyak dan dilakukan bertahap untuk anak usia 6-11 tahun dan dilanjutkan pada anak usia 3-5 tahun.

Baca Juga: Sarah Gilbert, Sosok Inspiratif di Balik Penemuan Vaksin AstraZeneca

4. Sudah Digunakan di Tiongkok

Pada awal Juni 2021, Tiongkok telah menyetujui penggunaan vaksin Sinovac untuk anak usia 3-17 tahun.

Berdasarkan uji klinis fase I dan fase II, vaksin Covid-19 dapat memicu respons imun pada anak usia 3-17 tahun.

Anak Mau Vaksin? Siapkan Ini

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua sebelum vaksinasi Covid-19 untuk anak.

Baca Juga: Sembuh dari Covid-19, Ini Waktu yang Tepat untuk Menerima Vaksin

Baca Juga: Cara Download Sertifikat Vaksin, Bisa Lewat Aplikasi di Ponsel

 

 

Dapatkan pembahasan yang lebih lengkap dan mendalam di Tabloid NOVA.

Yuk, langsung langganan bebas repot di Grid Store.(*)