Baca Juga: Tips Pintar Atur Uang Bisnis ala Najla Bisyir, Sukses Kembangkan Bittersweet by Najla
Memisahkan keuangan usaha rumahan dan keuangan pribadi adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan.
Pemilahan uang bisnis dengan uang belanja di rekening yang berbeda sangat efektif untuk mengurangi risiko dana modal bisnis terpakai.
Sehingga, uang bisnis bisa kita maksimalkan untuk melakukan ekspansi bisnis, dan uang belanja dapat kita fokuskan untuk mencapai tujuan keuangan keluarga.
Jangan lupa untuk selalu konsisten, ya.
4.Punya Catatan Keuangan
Setelah anggaran dirapikan dan rekening dipisahkan, maka berikutnya adalah harus membuat pencatatan keuangan bisnis dan keuangan pribadi secara terpisah.
Catat semua arus uang yang masuk maupun keluar, sekecil apa pun agar tidak terjadi “kebocoran”.
Pencatatan keuangan juga bisa mengontrol pengeluaran- pengeluaran, sehingga mencegah terjadinya pemborosan.
Sahabat NOVA bisa melakukan pencatatan dengan menggunakan aplikasi pencatatan digital, atau bisa pakai cara manual dengan Excel, atau dengan membuat pembukuan.
5.Punya Dana Darurat
Baik di pengaturan keuangan keluarga maupun usaha rumahan, keduanya disarankan memiliki dana darurat masing-masing.
Baca Juga: NOVA Bersama Allianz Indonesia Gandeng TaniFund Gelar Kulwap untuk Mitra Petani
Hal ini guna mengantisipasi terjadinya situasi mendesak, kehilangan sumber pendapatan secara mendadak, atau terjadi kerugian bisnis yang membutuhkan pengeluaran besar.
Jika masing- masing memiliki dana daruratnya sendiri, maka tidak akan memengaruhi atau mencampuri kebutuhan satu sama lain.
Perhitungan dana darurat untuk keluarga dan bisnis bisa bervariasi, bisa dihitung dengan 3-12 dikali pengeluaran per bulan.
Ingat juga untuk menyimpan dana darurat di instrumen keuangan yang ALIM (Aman, Likuid, dan Mudah dijangkau) seperti tabungan, deposito, emas, logam mulia, dan/atau reksadana pasar uang. (*)
Penulis | : | Maria Ermilinda Hayon |
Editor | : | Maria Ermilinda Hayon |
KOMENTAR