Benarkah Diet saat Menyusui Bisa Menurunkan Kualitas ASI? Ini Jawaban Ahli

By Ratih, Minggu, 6 Desember 2020 | 08:30 WIB
Benarkah Diet saat Menyusui Bisa Menurunkan Kualitas ASI? Ini Jawaban Ahli (Tribun Palu)

NOVA.id - Setelah melahirkan, banyak ibu yang menginginkan bentuk tubuhnya kembali langsing.

Alhasil, para ibu memutuskan untuk diet meski masih harus menyusui bayinya.

Namun, tidak sedikit yang khawatir diet justru mengganggu kualitas ASI yang dihasilkan ibu.

Baca Juga: Sebelum Mendonorkan ASI, Disarankan untuk Lakukan Serangkaian Tes Kesehatan, Ini Penjelasan Dokter

Wah, benarkah diet bisa menurunkan kualitas ASI ibu?

Melansir Nakita.ID, kebanyakan ahli tidak menganjurkan diet saat menyusui.

Hal ini karena tubuh ibu membutuhkan bahan bakar ekstra untuk membuat ASI sekitar 500 atau lebih kalori tambahan sehari, kata Mary Jane Detroyer, MS, RD, CDN, ahli gizi yang berbasis di New York City.

Baca Juga: 5 Minuman Ini Dipercaya Bisa Melancarkan ASI, Yuk Dicoba!

Namun, bagi ibu menyusui yang sangat ingin menurunkan berat badan, ada baiknya memperhatikan asupan makanan seperti berikut ini:

1. Buah, sayur, dan biji-bijian untuk mineral dan vitamin.

Detroyer menyarankan gandum utuh, gandum hitam, quinoa, millet, dan farro.

Baca Juga: Catat, Ini 6 Poin Penting Beri Makanan Pendamping ASI dari Ahlinya

2. Pati yang memberikan energi untuk membantu tubuh ibu memproduksi ASI.

Pilihan yang baik termasuk labu musim dingin, kacang-kacangan, kentang, pasta, dan nasi.

3. Protein tanpa lemak dari daging, ikan dan kacang-kacangan untuk membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh.

Baca Juga: Bagi Para Ibu, Ini 5 Cara Tingkatkan Produksi ASI Secara Alami

4. Lemak

Diet ibu menyusui tidak memengaruhi seberapa banyak lemak yang masuk ke dalam ASI, tetapi hal itu memengaruhi jenisnya.

Minyak zaitun, keju, telur, alpukat, kacang-kacangan, dan biji-bijian membantu menyeimbangkan asam lemak tak jenuh tunggal dan omega-3, yang penting untuk perkembangan otak bayi.

Baca Juga: Menyusui dengan Susu Botol Ganggu Ikatan Emosional Ibu dan Anak, Benarkah?

5. Air

ASI adalah sekitar 90 persen air, tetapi ibu menyusui tidak perlu terus-menerus meminum air agar tetap terhidrasi (dan minum lebih banyak tidak akan menghasilkan ASI berlebih).

Minumlah saat merasa haus dan perhatikan warna urin. Jika gelap, maka ibu menyusui perlu minum lebih banyak.

Baca Juga: Rekomendasi Alat Masak Tepat untuk Membuat MPASI yang Sehat dan Lezat

Dapatkan pembahasan yang lebih lengkap dan mendalam di Tabloid NOVA.

Yuk, langsung langganan bebas repot di Grid Store.(*)